Wednesday, 19 September 2012

TIPS AKSES INTERNET SEHAT UNTUK ANAK

TIPS AKSES INTERNET SEHAT UNTUK ANAK. dalam dunia pendidikan internet adalah salah satu alat komunikasi tercangih saat ini. internet memiliki jutaan informasi yang melebihi dari sebuah perpustakaan terbesar didunia. seseorang dapat mencari informasi yang diinginkan secepat kilat tanpa harus mencari dengan susah payah seperti diperpustakaan. hanya dengan mengetikan di search angine mbah google atau yang lain secara langsung akan diberikan informasi tanpa ada sensor dan penghalang. untuk itu dampak positif dan negatif perkembangan teknologi harus diimbangi dengan pengetahuan orang tua terhadap teknologi. bagaimana jika tidak paham dengan teknologi, mungkin sedikit informasi tentang internet sehat dan ciri ciri anak yang kecanduan situs p serta solusi untuk mengatasi masalah tersebut tanpa harus menguasai semua teknologi.

TIPS AKSES INTERNET SEHAT UNTUK ANAK , Ciri-ciri seorang anak yang sudah kecanduan Internet umumnya adalah akan marah bila Anda membatasi untuk menggunakan Internet. Dia juga cenderung enggan berkomunikasi dengan orang lain dan bersifat tertutup atau hanya mau berteman dengan orang tertentu saja.

Awalnya, mungkin seorang anak tidak berniat untuk melihat Pgrafi dan akan memanfaatkan Internet untuk tujuan yang baik. Tetapi, situs P ini dapat muncul secara tiba-tiba saat seorang anak mencari bahan informasi untuk tugas sekolahnya atau untuk keperluan lainnya. Seorang anak yang masih lugu belum dapat menilai baik atau buruknya suatu hal, maka seorang anak usia 8-12 tahun sering menjadi sasaran.

Pada usia ini, otak depan seorang anak belum berkembang dengan baik. Sedangkan otak depan adalah pusat untuk melakukan penilaian, perencanaan dan menjadi eksekutif yang akan memerintahkan tubuh untuk melakukan sesuatu. Pada otak belakang merupakan pendukung dari otak depan. Di sini juga dihasilkan dopamin, yaitu hormon yang menghasilkan perasaan nyaman, rileks atau fly pada seseorang.

Seorang anak yang kecanduan akan sulit menghentikan kebiasaannya sehingga dia akan melakukan hal tersebut berulang kali. Anak dapat merasa bersalah tetapi tidak berani mengutarakan perasaannya kepada orang-tuanya karena takut atau kesibukan ayah dan ibunya. Dalam keadaan cemas, otak berputar 2,5 kali lebih cepat dari putaran biasa pada saat normal. Akibat perputaran yang terlalu cepat ini, otak seorang anak dapat menciut secara fisik sehingga otak tidak berkembang dengan baik. Suatu keadaan yang dapat merusak masa depan seorang anak. Selain itu, gambar-gambar cabul yang ada di situs web P, biasanya akan melekat dan sulit untuk dihilangkan dalam pikiran anak dalam jangka waktu yang cukup lama.

Bahaya Pemangsa Seksual
Internet juga sering dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengelabui anak-anak. Ada sebanyak 750.000 pemangsa atau predator seksual setiap hari yang memanfaatkan ruang rumpi (chatting room) untuk berkenalan, kemudian mengajaknya untuk melakukan hubungan seks. Bila tidak berhati-hati, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat mencuri identitas pribadi yang dapat digunakan untuk melakukan kejahatan.
Cara Menghindari Bahaya Internet
Berbagai bahaya di Internet dan masalah kecanduan Internet bukan tidak dapat diatasi. Dengan mengetahui dampak negatif dari Internet, sebagai orang-tua Anda dapat melindungi buah hati Anda dengan melakukan hal-hal berikut:

* Orang tua perlu memiliki pengetahuan tentang Internet
Jangan mengganggap diri terlau tua atau terlalu bodoh untuk mempelajari Internet. Istilah lainnya, jangan gaptek (gagap teknologi). Seorang anak dapat saja dengan sengaja membiarkan atau membuat orang tua tidak memahami teknologi sehingga orang-tua berpikir tidak ada dampak negatif dari Internet.

* Letakkan komputer di tempat yang mudah dilihat
Kadang orang-tua merasa bangga dengan dapat meletakkan dalam kamar anak mereka sebuah komputer yang terhubung Internet. Hal ini sebenarnya akan membahayakan anak Anda karena mereka dapat leluasa mengakses situs-situs yang tidak baik tanpa diketahui orang-tua. Sebaliknya, dengan meletakkan di tempat terbuka, misalnya di ruang keluarga, Anda dapat memantau situs apa saja yang dibuka anak.

* Bantu agar anak dapat membuat keputusan sendiri
Karena Anda tidak dapat mengawasi anak Anda 24 jam, biasakan anak Anda untuk mengambil keputusan mulai dari hal-hal yang kecil. Misalnya, memutuskan untuk menggunakan pakaian yang mana atau tanyakan pendapat dan sudut pandang anak. Sehingga saat Anda tidak ada atau saat muncul situs P mereka dapat mengambil tindakan yang tepat. Tanamkan pula rasa takut akan Tuhan, sehingga walau Anda tidak ada, tetapi dia tahu bahwa Tuhan memperhatikan dan melihat apa yang dilakukannya.

*Batasi penggunaan Internet
Jangan biarkan anak anak terlalu asyik di dunia maya. Tetapkan berapa lama Internet boleh digunakan dan situs apa saja yang boleh diakses. Jelaskan juga mengapa Anda melakukan hal ini dan bantu anak untuk memahami keputusan ini.

*Jaga komunikasi yang baik dengan anak
Luangkan waktu untuk bercanda dengan anak dan berkomunikasi dengan terbuka. Komunikasi yang baik dan keakraban dengan anak akan memudahkan Anda untuk menanamkan nilai-nilai moral. Anda dapat menjelaskan kepada anak Anda apa saja bahaya dari penggunaan Internet agar mereka tidak mudah terkecoh.

Semua orang-tua tentu menyayangi anak mereka dan berusaha memberikan yang terbaik. Tetapi pengaruh dari luar, salah satunya bahaya Internet dapat merusak kecerdasan dan nilai moral anak sehingga Anda perlu melindungi anak Anda dari bahaya penggunaan Internet seperti Pgrafi dan para pemangsa atau predator seksual.
http://1.bp.blogspot.com/_rmM5ZuQKGF8/TR8L-NsrwXI/AAAAAAAAA0c/UUqeY7-ngpQ/s400/index.jpeg
Beginilah Tips Agar Anak Tak Buka Situs Porno - Saat ini teknologi internet memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk dari kehidupan buah hati Anda. Internet bisa mempermudah mereka menyelesaikan tugas-tugasnya di sekolah. Tetapi dampak negatif dari internet juga tidak kalah besarnya.



Untuk menyaringnya, banyak orangtua yang memasang internet filter atau pengaman agar buah hati tidak bisa mengakses laman yang tidak sesuai usianya. Hal itu memang cara yang banyak ditempuh para orangtua untuk mengontrol penggunaan internet. Sebenarnya Anda tidak bisa hanya mengandalkan filter tersebut, pengawasan juga harus selalu dilakukan karena ternyata filter tidak cukup efektif. Berikut fakta tentang filter yang harus Anda ketahui.

Cara mencegah anak membuka situs P.

1.
Memasang alat filter untuk internet. Anda bisa memasang sebuah alat filter konten P. Di beberapa toko computer menjual alat ini dan cara memakainya sangat mudah bagi para orang tua.
2.
Agar tidak bisa hanya mengandalkan alat filter, anda juga harus melakukan pengawasan secara langsung, apalagi saat ini anak-anak telah mengenal situs proxy yang memudahkan mereka untuk membuka situs-situs terlarang.
3.
Agar anak tidak mudah membobol filter yang telah anda pasang, ada baiknya anda untuk selalu melakukan pemeriksaan berkala terhadap computer yang digunakan. Jangan menyepelekan kepintaran buah hati. Mereka bisa dengan mudah menemukan cara untuk membuka filter program yang telah Anda pasang.
4.
Agar anak lebih mawas dan sadar akan diri mereka, sebaiknya anda memperkenalkan filter pada anak. Katakan pada mereka bahwa anda ingin ia bertanggung jawab dalam penggunanan internet dan demi keamanannya. Hal itu akan membuat anak lebih dewasa dan mengerti.
5.
Disini anda memerankan kunci penting. Apalagi sekarang perkembangan teknologi dan isu Pgrafi telah menyebarluas tidak hanya lewat dunia maya tetapi juga media televisi. Sebelum ia mengakses tanpa sepengetahuan Anda, bicarakan isu tersebut serta dampaknya jika ia sudah cukup dewasa. Tindakan tersebut merupakan cara pencegahan yang sangat baik bagi anak.
6.
Internet tidak hanya dinikmati lewat computer atau laptop yang terhubung lewat computer, tetapi juga melalui ponsel. Oleh Karena itu awasi penggunaan ponsel anak, cek secara berkala atau jika perlu anda cukup memberikan handphone tanpa aktivasi internet atau membeli handphone tanpa adanya fasilitas internet.
7.
Terkadang anak juga bisa mengakses situs P lewat warnet dan ini tidak diketahui oleh kita karena sudah diluar pengawasan. Oleh karena itu, batasi uang jajan anak atau selalu tanyakan rencana mereka ketika akan bepergian atau sepulang sekolah.

Itu adalah beberapa cara mencegah anak membuka situs P. Semoga dengan ini dapat meningkatkan pengawasan orang tua terhadap anak.

ada lagi tips nya 
agaimana supaya anak tetap aman berinternet? Berikut tip dari peneliti senior di ICT Watch ini:
1.  Komunikasi
Lakukan komunikasi yang terbuka dan positif dengan anak. Orangtua harus bersikap terbuka menanggapi pernyataan dan keingintahuan anak tentang komputer dan internet. Dengan komunikasi yang hangat, anak mendapat pemahaman yang jelas tentang bagaimana menggunakan fasilitas internet sehingga dampak negatifnya bisa dikurangi.
2.  Tentukan situs-situs yang bisa diakses anak
Tidak semua situs aman dibuka oleh anak, Moms. Bahkan Facebook pun sebenarnya hanya boleh diakses oleh anak yang telah berusia 13 tahun. Sebaiknya pilihkan situs-situs yang memang khusus untuk anak atau situs yang mengandung muatan edutainment (edukasi dan entertainment).
3.  Tetapkan aturan sebelum memberi akses
Keamanan diri anak, termasuk di dunia maya, harus terus dalam pantauan dan bimbingan orangtua. Untuk itu, tetapkan aturan seperti:
  •     Hanya mengakses internet jika ada orangtua atau pengasuh yang mendampingi.
  •     Tidak mudah percaya dengan orang yang baru dikenal.
  •     Tidak boleh memberikan data pribadi kepada orang asing.
  •     Segera melapor ke orangtua jika mendapat perlakuan tidak menyenangkan di dunia maya.
4. Pasang software untuk melindungi anak dari konten berbahaya
Tidak ada teknologi apapun yang efektif 100% mencegah munculnya konten berbahaya. Tapi kita bisa lebih melindungi anak dengan memasang K9 Parental Software atau Norton Family Online. Jika anak masih usia prasekolah, TK dan kelas 1-3 SD,  install web browser khusus seperti Kidzui atau Kidoz.
5. Dampingi anak ketika browsing
Anak yang belum paham benar tentang baik dan buruknya internet, harus didampingi ketika browsing supaya bisa menyaring dan memberi pemahaman tentang apa saja yang dilihat atau dibacanya. Begitu pula saat mengerjakan tugas. Perlahan, ketika anak sudah menginjak praremaja dan mulai bisa membedakan baik buruk – serta paham bagaimana harus bersikap ketika menemukan hal yang buruk di internet, ia bisa kita lepas untuk mengakses internet sendiri. Tentu, pastikan parental software tetap terpasang, ya Moms.

 ada lagi caranya dengan tips dibawah ini
7 tips keamanan online untuk anak usia kurang dari 10 tahun:
  1. Lakukan komunikasi terbuka dan positif dengan anak. Penting untuk selalu bicara dengan mereka tentang komputer dan bersifat terbuka menanggapi pertanyaan-pertanyaan dan keingintahuan mereka.
  2. Anak-anak dalam usia ini perlu didampingi saat mereka online. Duduk di sebelahnya untuk memperhatikan aktivitas mereka.
  3. Tetapkan aturan yang jelas terkait penggunaan internet.
  4. Pastikan anak tidak mengobral informasi personal seperti nama lengkap, alamat, nomor telepon, atau password kepada kenalan online mereka.
  5. JIka sebuah situs mengharuskan anak menginputkan nama untuk mempersonalisasi konten web, bantu anak membuat nickname yang tidak mengandung informasi personal.
  6. Gunakan family safety tools untuk membuat profile yang pantas untuk masing-masing anggota keluarga dan untuk membantu mereka memfilter internet. Bantu anak menangkal window pop-up yang mengganggu, dengan pop-up blocker yang biasanya tersedia di browser.
  7. Semua anggota keluarga harus bisa menjadi panutan untuk anak yang baru saja mengenal internet.

demikian  tipsnya dan semoga bermanfaat untuk mengatasi ciri anak suka buka situs p| solusi, dan menjaga keluarga anda. menurut saya dunia anak masih sangat dekat dengan permainan, saya sarankan untuk mengajak anak anda bermain diluar dengan permainan tradisional seperti galah asin, menjala ikan, ular naga, permainan tradisional jamuran dan lain lain. semoga bermanfaat.

TIPS AKSES INTERNET SEHAT UNTUK ANAK Rating: 4.5 Diposkan Oleh: sigit budiyanto

0 komentar:

Post a Comment