Thursday, 3 March 2011

rabies membawa korban

SANGATTA- Warga Desa Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, yang menjadi korban digigit anjing dinyatakan positif kena rabies. Kepastian itu setelah bangkai anjing yang mengigit korban diteliti dan diperiksa pihak yang berkompoten di laboratorium hewan Samarinda.
“Kepala anjing yang dijadikan sampel itu telah diteliti, dan dipastikan mengandung rabies. Jadi, hasil laboratorium menyatakan positif rabies,” beber  Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Robert Lim, beberapa hari lalu.
Berkaitan dengan itu, Robert Lim mengimbau kepada semua lapisan masyarakat agar hati-hati terhadap  penyebaran virus rabies melalui gigitan anjing, kucing atau kera (monyet). Rabies mengancam setiap saat. Untuk itu perlu diwaspadai. Meski  Dinas Peternakan Provinsi Kaltim bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Kutim berkoordinasi dengan pemerintah Kecamatan Sangatta Selatan telah dan bakal terus melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan mengenai penularan penyakit rabies.
“Waspada terhadap penyakit rabies merupakan langkah tepat yang perlu menjadi perhatian bersama. Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Itulah prinsip hidup yang harus dipegang teguh tiap warga. Sambil warga waspada terhadap penyakit rabies, Dinas Pertanian dan Peternakan Kutim juga terus melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai instansi pemerintah yang diamanahkan untuk mengurusi hewan yang mengidap penyakit,” katanya.
Dinas Pertanian dan Peternakan Kutim telah dan terus melakukan sosialisasi kepada warga mengenai cara tepat mencegah penyakit rabies. Melalui sosialisasi itu, tim menyampaikan kepada warga tentang langkah yang perlu dilakukan demi mencegah penyebaran virus rabies.   Anjing peliharaan warga sebaiknya ditambatkan atau dikandangkan. Ini dimaksud untuk memudahkan petugas hewan melakukan vaksin.
Dinas Pertanian dan Peternakan sudah melakukan upaya mengeliminasi potensi anjing yang membawa rabies. Anjing-Anjing liar atau anjing tak bertuan telah  dimusnahkan sebanyak 25 ekor di Sangatta Selatan. Upaya tersebut sengaja dilakukan guna mencegah  jangan sampai korban gigitan anjing bertambah lagi.
Kalau misalnya, ada warga yang terlanjur digigit anjing korban sebaiknya segera mendapat pertolongan. Luka gigitan anjing hendaknya segera dibersihkan menggunakan air mengalir. Jangan luka gigitan anjing  dihisap. Lalu anjing yang menggigit itu sebagusnya jangan langsung dibunuh. “Tapi sebaiknya ditangkap hidup-hidup, demi memudahkan petugas hewan melakukan pengujian. Apakah anjing yang dimaksud  itu membawa virus rabies atau tidak,” tambah Robert. (kmf2/san)

rabies membawa korban Rating: 4.5 Diposkan Oleh: sigit budiyanto

0 komentar:

Post a Comment